Hijaukan Bukit Puser Angin dengan 10 Ribu Pohon

14 Desember 2020 16:12:56

KUDUS – Plt Bupati Kudus H.M. Hartopo menyerahkan secara simbolik 10 ribu bibit tanaman kepada komunitas masyarakat di Bumi Perkemahan Ronggo Kusumo, Desa Klaling, Jekulo Sabtu (12/12). Kegiatan yang digelar dalam rangka peringatan hari menanam pohon Indonesia (HMPI) ini juga dihadiri Dandim, Kapolres, Kepala Dinas PKPLH, dan Camat Jekulo.

Hartopo mengapresiasi kegiatan penghijauan bukit Puser Angin yang diprakarsai Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kudus. Bibit tanaman terdiri dari tanaman keras dan tanaman buah. Kegiatan penanaman ini diharapkan dapat mengembalikan kelestarian lingkungan di bukit Puser Angin.

 

”Sangat kami apresiasi kegiatan ini sebagai upaya pelestarian lingkungan. Ini sebagai bentuk kepedulian yang luar biasa dari LDII Kudus,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten (pemkab) Kudus beberapa kali melakukan reboisasi di kawasan tersebut. Baik bersama gubernur, kapolda, dan PT Djarum. Meski upaya penghijauan telah dilakukan secara masif, dia tetap meminta semua pihak untuk terus menjaga kelestarian lingkungan. Dengan cara, merawat dan memonitoring secara rutin bibit yang ditanam.

”Jangan sampai setelah ditanam lalu ditinggal begitu saja. Nanti kalau banyak yang tidak tumbuh kan percuma. Agar hasilnya maksimal, maka perlu ada monitoring dan perawatan setelah penanaman,” pesannya.

Lebih lanjut, dia berharap gebrakan menanan 10 ribu pohon dapat menggugah seluruh elemen masyarakat. Agar semakin peduli akan kelestarian lingkungan demi generasi yang akan datang. Pasalnya akar pohon yang kuat dapat menyimpan air dan mencegah terjadinya bencana alam seperti tanah longsor dan kekeringan.

”Mudah-mudahan dalam penanaman ini akan bermanfaat untuk generasi yang akan datang. Bisa terwujud nyata untuk mencegah terjadinya bencana alam, karena akar-akar pohon yang kuat dapat menyimpan air dan menyengkram tanah,” tuturnya.

Ketua DPD LDII Kudus As’ad menyampaikan, dalam proses penanaman, pihaknya akan melibatkan kelompok tani, karang taruna serta komunitas masyarakat lainnya. Dengan mengambil tema 'Go Green untuk Selamatkan Lingkungan dan Generasi Masa Depan', kegiatan ini diharapkan mampu dijadikan teladan bagi masyarakat.

”Ini sebagai bentuk tanggung jawab LDII yang bergerak di bidang dakwah untuk memberi teladan bagi masyarakat. Semoga upaya ini turut meningkatkan kepedulian warga terhadap lingkungan,” ujarnya

Info Terbaru

18 MAR 2022 08:03:49
Dalam rangka penanganan covid-19 di Desa Barongan, pada  tanggal...
04 OKT 2021 15:10:20
UMKM KHAS DESA BARONGAN Jenis UMKM yang paling terkenal di Desa...

Info Lainnya